Roshni Riar mengembangkan proyek MFA UBC tentang sejarah Panjabi yang diwariskan melalui puisi

Diterbitkan: 3 mnt baca

Date:

Roshni Riar, mahasiswa Master of Fine Arts di School of Creative Writing UBC, mengembangkan manuskrip puisi enam bagian yang menelusuri sejarah Panjabi yang diwariskan, trauma antargenerasi, dan pengetahuan budaya melalui tubuh. Karyanya didukung oleh program Canada Graduate Research Scholarships Master’s (CGRS M) dan berakar pada studinya di Vancouver serta bimbingan riset dari Bronwen Tate.

Fakta utama

  • Riar terdaftar dalam program Master of Fine Arts in Creative Writing di Faculty of Arts UBC.
  • Topik risetnya adalah “Exploring inherited Panjabi histories through poetic imaginations.”
  • Proyeknya berbentuk manuskrip puisi enam bagian.
  • Ia menerima dukungan melalui Canada Graduate Research Scholarships Master’s (CGRS M) Program.
  • Supervisor risetnya adalah Bronwen Tate.

Apa artinya bagi mahasiswa pascasarjana di UBC?

Profil Riar menunjukkan bagaimana studi pascasarjana di UBC dapat menggabungkan praktik kreatif, riset, dan dukungan pendanaan. Bagi mahasiswa di program berbasis seni, contoh ini relevan karena proyek MFA-nya dibentuk melalui perkuliahan, umpan balik lokakarya, dan periode riset yang didanai, bukan semata-mata melalui model tesis tradisional.

Pengalamannya juga menyoroti pertanyaan praktis yang dihadapi banyak pendaftar: bagaimana mencocokkan program dengan proyek jangka panjang. Dalam kasus Riar, MFA menyediakan struktur untuk mengembangkan buku kedua sebagai tesis, sementara dukungan beasiswa membantu membuat studi itu lebih mungkin dijalankan. Jalur ini paling berguna bagi pendaftar yang menginginkan program pascasarjana yang menghubungkan penulisan, supervisi, dan produksi kreatif yang berkelanjutan.

Ia juga menggambarkan nilai lingkungan penulisan kreatif UBC, termasuk kritik lokakarya dari sesama mahasiswa dan penulis mapan. Bagi calon mahasiswa, itu menunjukkan bahwa program ini tidak hanya bertumpu pada riset mandiri, tetapi juga pada umpan balik editorial dan akademik yang rutin.

Apa yang sedang diteliti Roshni Riar?

Riar meneliti bagaimana sejarah yang diwariskan dapat hidup di dalam tubuh melalui puisi. Ia mengatakan manuskripnya akan mengkaji pertanyaan yang terkait dengan Panjab, termasuk Partition, Sikh Genocide, dan kolonialisme Inggris, lalu menghubungkan momen-momen sejarah itu dengan kehidupan dan garis keluarga dirinya sendiri.

Proyek itu direncanakan terdiri dari enam bagian, masing-masing terkait dengan satu indra, dengan bagian penutup yang ia sebut sebagai “sense of ancestry”. Struktur tersebut dimaksudkan untuk membantu merajut ingatan pribadi, pengalaman somatik, dan riset sejarah menjadi satu kesatuan karya.

Bagaimana beasiswa ini masuk ke studi pascasarjananya?

Profil tersebut menyebut Riar menerima dukungan Canada Graduate Research Scholarships Master’s (CGRS M) Program bersama dukungan finansial dari UBC dan dana SSHRC. Dukungan itu tampaknya menjadi bagian yang memungkinkan ia menempuh MFA sambil terus mengerjakan manuskrip tesisnya.

Ia juga mengatakan memilih UBC sebagian karena sebelumnya telah menyelesaikan Bachelor of Fine Arts di sana dan merasa terhubung dengan kampus, orang-orang, dan struktur program. Tetap di Vancouver menjadi faktor lain dalam keputusannya untuk melanjutkan studi di universitas tersebut.

Mengapa ia memilih jalur ini?

Riar mengatakan ia ingin “memberi izin pada rasa ingin tahuku untuk memanjakan dirinya sendiri”, dan bahwa menemukan program yang tepat penting untuk memberinya peta jalan dan akuntabilitas. Ia mengatakan lingkungan MFA memberi struktur yang memotivasinya, terutama untuk penulisan dan revisi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan buku keduanya.

Sebelum masuk sekolah pascasarjana, ia bekerja sebagai penulis lepas dan di produksi serta komunikasi organisasi nirlaba seni. Ia mengatakan latar belakang itu mempersiapkannya menghadapi kecepatan dan tenggat waktu studi pascasarjana.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa topik riset Roshni Riar?

Topik risetnya adalah “Exploring inherited Panjabi histories through poetic imaginations.” Topik itu berpusat pada manuskrip puisi enam bagian yang menelaah bagaimana sejarah, trauma, dan pengetahuan budaya dapat dibawa di dalam tubuh.

Beasiswa apa yang diterima Roshni Riar?

Ia tercatat sebagai penerima Canada Graduate Research Scholarships Master’s (CGRS M) Program.

Share post:

Subscribe

Popular

More like this
Related

Grace Gregory-Alcock Raih June Scott Teaching Excellence Award UTM untuk Teaching Assistants

University of Toronto Mississauga menetapkan Grace Gregory-Alcock sebagai penerima 2026 June Scott Teaching Excellence Award for Teaching Assistants, untuk kontribusinya pada pendidikan forensik sarjana.

NYU SPS membuka kursus tentang apa yang membuat karya modern menjadi mahakarya

NYU School of Professional Studies menawarkan kursus tentang karya-karya kontroversial abad ke-20 dari Picasso, Joyce, Stravinsky, Duchamp, Stein, dan Cage, dengan kunjungan museum di New York City sebagai bagian dari materi ajar.

Universitas Ibadan keluarkan pemberitahuan kepada pejabat fakultas soal penerimaan gelar, pemberian diploma, dan perayaan Hari Yayasan ke-78

Universitas Ibadan menerbitkan pemberitahuan untuk pejabat fakultas terkait penerimaan gelar, pemberian diploma dan sertifikat, serta perayaan Hari Yayasan ke-78.

OfS usulkan pengaitan DAP ke rating TEF yang lebih tinggi

Office for Students ingin penyedia menunjukkan kinerja TEF Silver atau Gold sebelum bisa mengajukan atau memperpanjang degree-awarding powers, sementara rating lebih rendah dapat membatasi kelayakan di masa depan.