Riset mahasiswa UC Berkeley mengidentifikasi tiga galaksi kerdil terisolasi yang tak biasa

Diterbitkan: 4 mnt baca

Date:

Seorang mahasiswa tahun pertama astrofisika UC Berkeley telah mengidentifikasi tiga galaksi kerdil tak biasa yang sekaligus terisolasi dan quenched, kombinasi langka yang dapat membantu menjelaskan bagaimana sebagian galaksi berhenti membentuk bintang. Studi yang terbit pada 6 Oktober 2026 di The Astrophysical Journal itu menempatkan ketiganya sebagai kandidat backsplash — sistem yang diduga pernah melintas dekat galaksi yang lebih besar sebelum terdorong kembali ke ruang antargalaksi yang lebih dalam.

Fakta utama

  • Julian Shapiro, mahasiswa astrofisika UC Berkeley, menjadi penulis tunggal makalah ini.
  • Studi tersebut mengidentifikasi tiga galaksi kerdil: Shapiro Dwarf Galaxies I, II, dan III.
  • Ketiganya terisolasi dan quenched, kombinasi yang tidak lazim karena galaksi kerdil terisolasi biasanya masih membentuk bintang.
  • Galaksi besar kandidat utama yang disebut dalam studi adalah Messier 101, atau Pinwheel Galaxy.
  • Shapiro kini berada di semester pertama di Berkeley dan berencana melanjutkan astrofisika sambil bekerja dengan kelompok riset Alex Filippenko.

Apa artinya bagi mahasiswa dan peneliti awal?

Bagi mahasiswa dan calon astronom, pelajaran utamanya adalah bahwa data arsip teleskop masih bisa menghasilkan temuan orisinal. Shapiro mengatakan jurnal akses terbuka dan observasi yang diarsipkan membantunya membangun latar belakang, kode pemodelan, dan analisis yang diperlukan untuk proyek itu saat ia masih di sekolah menengah.

Implikasi praktisnya, riset astrofisika tidak selalu harus dimulai dari alokasi waktu teleskop baru. Dalam kasus ini, pekerjaan bergantung pada simulasi dan data survei yang sudah ada, dan Shapiro mengatakan pengamatan lanjutan dari teleskop antariksa beresolusi tinggi akan membantu mengonfirmasi apakah galaksi-galaksi itu benar-benar terisolasi dan apakah mereka memang sistem backsplash.

  • Bidang: astrofisika dan kosmologi.
  • Jalur riset: data arsip, simulasi, dan estimasi jarak.
  • Langkah berikutnya dalam studi: pengamatan lanjutan untuk memperbaiki posisi galaksi dan menguji penjelasan alternatif.
  • Konteks karier: Shapiro telah dinobatkan sebagai 2026 Davidson Fellow dan memenangkan Astronomical League’s National Young Astronomer Award pada 2025.

Mengapa galaksi ini penting?

Galaksi itu penting karena galaksi kerdil terisolasi umumnya diperkirakan tetap membentuk bintang, sementara galaksi kerdil yang quenched biasanya ditemukan dekat galaksi induk besar tempat gas dapat tersapu. Menemukan galaksi yang sekaligus terisolasi dan quenched memberi astronom kandidat konkret untuk menguji apakah proses backsplash dapat menjelaskan ketidaksesuaian itu.

Makalah Shapiro menyebut model kosmologi standar, lambda-cold dark matter, memprediksi bahwa galaksi backsplash seharusnya umum, tetapi sulit diidentifikasi di alam semesta lokal. Kandidat baru ini dapat membantu menutup kesenjangan itu dengan menyediakan objek yang bisa dikonfirmasi lewat observasi mendatang.

Bagaimana Shapiro membuat penemuan ini?

Shapiro menggunakan simulasi untuk memperkirakan di mana galaksi kerdil backsplash paling mungkin muncul di sekitar galaksi mirip Bima Sakti dan di mana data arsip dapat mendeteksinya. Ia kemudian menganalisis observasi tersebut untuk memperkirakan jarak dan menentukan apakah galaksi-galaksi itu benar-benar terisolasi.

Makalah itu juga mengusulkan metode baru untuk memprediksi seberapa sering galaksi semacam ini mungkin muncul. Salah satu galaksi, Shapiro Dwarf Galaxy II, mungkin justru satelit redup dari galaksi spiral NGC 5585, sehingga masih dibutuhkan pekerjaan lanjutan sebelum kandidat-kandidat itu dianggap final.

Apa yang akan dilakukan mahasiswa Berkeley itu selanjutnya?

Shapiro kini mengambil mata kuliah astrofisika, matematika, dan fisika di Berkeley sambil mengejar jurusan yang kelak ingin ia ambil. Ia juga akan bergabung dengan kelompok riset Alex Filippenko untuk mempelajari Hubble tension, perbedaan pandangan tentang laju pemuaian alam semesta, dan ia berharap dapat melakukan pengamatan lanjutan terhadap tiga galaksi itu.

Temuannya telah diakui oleh Davidson Institute, dan fakultas astronomi Berkeley menyoroti perpaduan yang tidak biasa antara pengalaman riset tingkat lanjut dan studi sarjana.

FAQ

Apa itu galaksi backsplash?

Galaksi backsplash adalah galaksi yang diduga pernah melintas dekat tetangga yang jauh lebih besar, kehilangan gasnya karena gaya lingkungan, lalu terlempar kembali ke ruang yang lebih terisolasi. Makalah Shapiro menyebut tiga galaksi yang ia identifikasi sebagai kandidat kategori itu.

Mengapa isolasi tidak biasa bagi galaksi kerdil yang quenched?

Karena galaksi kerdil di wilayah terisolasi biasanya diperkirakan mempertahankan gas dingin dan terus membentuk bintang. Ketika sebuah galaksi kerdil quenched, astronom biasanya mencari galaksi induk masif di dekatnya yang bisa saja telah menyapu gas itu.

Share post:

Subscribe

Popular

More like this
Related

Pendaftaran Program Beasiswa Nasional Slowakia 2026/2027 Dibuka

Pendaftaran beasiswa Program Beasiswa Nasional Slowakia untuk tahun akademik 2026/2027 periode musim panas telah dibuka. Program yang didanai Pemerintah Republik Slowakia dan dijalankan oleh SAIA ini terbuka untuk mahasiswa, mahasiswa pascasarjana, akademisi, peneliti, dan seniman hingga 31 Oktober 2026.

Konser Advent Bloor Street Music Project di Trinity-St. Paul’s akan dukung beasiswa musik sakral U of T

Konser Advent dan Natal gratis di Trinity-St. Paul’s United Church akan menampilkan enam paduan suara Toronto, 12 karya baru musik sakral, dan penggalangan dukungan beasiswa bagi mahasiswa Master of Sacred Music Emmanuel College.

Dekan Fakultas Hukum Renmin University mengunjungi MCI untuk menjajaki kemitraan akademik

Perwakilan dari Fakultas Hukum Renmin University of China mengunjungi Manchester China Institute pada 9 Oktober 2026 untuk membahas kemungkinan kolaborasi akademik, termasuk riset bersama, seminar, dan pertukaran.

Perkiraan “Tipping Point” dengan AI: Studi Caltech memprediksi perubahan mendadak pada model iklim dan aliran udara

Tim yang dipimpin Caltech menyebut model AI baru dapat meramalkan titik kritis dalam simulasi iklim sederhana dan aliran udara, termasuk hilangnya awan rendah dan transisi stall sayap, dengan potensi aplikasi di sains iklim dan aeronautika.