Nilai Matematika Kelas 12 Dikaitkan dengan Sukses Kuliah dalam Laporan LAERI UCLA

Diterbitkan: 2 mnt baca

Date:

Laporan baru UCLA Los Angeles Education Research Institute menelaah apakah mengambil mata pelajaran matematika di kelas 12 memengaruhi pengambilan mata kuliah STEM dan prestasi akademik siswa Los Angeles Unified. Studi ini juga melihat apakah mata kuliah tertentu seperti Kalkulus atau Statistik lebih bermanfaat bagi keberhasilan setelah lulus sekolah menengah.

Fakta utama

  • Laporan ini tercatat sebagai ERIC ED660077 dan diklasifikasikan sebagai publikasi non-jurnal.
  • Fokusnya adalah siswa Los Angeles Unified di California.
  • Studi ini meneliti pengambilan matematika di kelas 12 dan hasil kuliah STEM setelahnya.
  • Peneliti juga menguji apakah Kalkulus atau Statistik lebih bermanfaat daripada opsi matematika lain.
  • Laporan ini ditulis oleh Leonard Wainstein, Carrie E. Miller, Meredith Phillips, Kyo Yamashiro, dan Tatiana Melguizo.

Apa artinya bagi siswa dan sekolah?

Bagi siswa SMA yang berencana melanjutkan ke perkuliahan STEM, laporan ini menyoroti pilihan matematika di tahun terakhir sekolah. Fokusnya adalah melihat apakah mengambil matematika di kelas 12 berkaitan dengan kesiapan yang lebih kuat untuk studi sains, teknologi, teknik, dan matematika setelah SMA.

Bagi sekolah dan konselor, riset ini mengarah pada pertanyaan praktis: mata pelajaran matematika kelas 12 mana yang paling mungkin mendukung keberhasilan kuliah berikutnya. Karena laporan ini secara khusus membandingkan jenis mata kuliah seperti Kalkulus dan Statistik, temuan ini dapat membantu sekolah memikirkan jalur matematika tingkat akhir bagi siswa yang menuju community college maupun perguruan tinggi empat tahun.

  • Audiens: siswa dan pendidik Los Angeles Unified.
  • Wilayah: California, dengan fokus Los Angeles.
  • Topik: pemilihan mata pelajaran matematika kelas 12 dan hasil STEM pascasekolah menengah.

Apa yang diteliti laporan ini?

Laporan ini meneliti dampak mengambil mata pelajaran matematika di kelas 12 terhadap pengambilan mata kuliah STEM dan prestasi akademik di kalangan siswa Los Angeles Unified. Laporan ini juga menanyakan apakah mata kuliah matematika tertentu sangat berguna untuk keberhasilan setelah sekolah menengah.

Mata kuliah apa yang disorot?

Abstrak secara khusus menyebut Kalkulus dan Statistik sebagai contoh jenis mata kuliah yang dibandingkan peneliti. Deskriptor laporan juga mencantumkan aljabar, tetapi fokus yang dinyatakan adalah apakah mata kuliah matematika kelas 12 tertentu membantu siswa setelah SMA.

Siapa penulis dan pendana laporannya?

Laporan ini mencantumkan Leonard Wainstein, Carrie E. Miller, Meredith Phillips, Kyo Yamashiro, dan Tatiana Melguizo sebagai penulis. Dokumen ini diterbitkan oleh UCLA’s Los Angeles Education Research Institute dan disponsori oleh College Futures Foundation.

Share post:

Subscribe

Popular

More like this
Related

Pendaftaran Program Beasiswa Nasional Slowakia 2026/2027 Dibuka

Pendaftaran beasiswa Program Beasiswa Nasional Slowakia untuk tahun akademik 2026/2027 periode musim panas telah dibuka. Program yang didanai Pemerintah Republik Slowakia dan dijalankan oleh SAIA ini terbuka untuk mahasiswa, mahasiswa pascasarjana, akademisi, peneliti, dan seniman hingga 31 Oktober 2026.

Konser Advent Bloor Street Music Project di Trinity-St. Paul’s akan dukung beasiswa musik sakral U of T

Konser Advent dan Natal gratis di Trinity-St. Paul’s United Church akan menampilkan enam paduan suara Toronto, 12 karya baru musik sakral, dan penggalangan dukungan beasiswa bagi mahasiswa Master of Sacred Music Emmanuel College.

Dekan Fakultas Hukum Renmin University mengunjungi MCI untuk menjajaki kemitraan akademik

Perwakilan dari Fakultas Hukum Renmin University of China mengunjungi Manchester China Institute pada 9 Oktober 2026 untuk membahas kemungkinan kolaborasi akademik, termasuk riset bersama, seminar, dan pertukaran.

Perkiraan “Tipping Point” dengan AI: Studi Caltech memprediksi perubahan mendadak pada model iklim dan aliran udara

Tim yang dipimpin Caltech menyebut model AI baru dapat meramalkan titik kritis dalam simulasi iklim sederhana dan aliran udara, termasuk hilangnya awan rendah dan transisi stall sayap, dengan potensi aplikasi di sains iklim dan aeronautika.