
Northeastern University akan menjadi tuan rumah ekonom Daron Acemoglu pada Rabu, 18 November 2026, untuk percakapan siang hari tentang kecerdasan buatan, demokrasi, dan masa depan kemakmuran bersama. Acara ini gratis dan akan berlangsung di Curry Student Center Ballroom di Boston.
Fakta utama
- Acara dijadwalkan pada Rabu, 18 November 2026, pukul 12.00 hingga 13.00 waktu ET.
- Acara akan digelar di Curry Student Center Ballroom di Northeastern University.
- Masuk gratis.
- Acemoglu adalah Institute Professor di MIT dan penerima Hadiah Nobel Ilmu Ekonomi 2024.
- Pembahasan akan berfokus pada AI, perubahan teknologi, demokrasi liberal, dan kemakmuran bersama.
Apa arti acara ini bagi mahasiswa Northeastern dan para peserta?
Acara ini memberi mahasiswa, dosen, dan peserta lain kesempatan mendengar Acemoglu membahas bagaimana perkembangan AI yang cepat dapat memengaruhi pekerjaan, kekuasaan ekonomi, dan institusi politik. Northeastern mengatakan ia juga akan membahas bagaimana masyarakat dapat membentuk teknologi agar memperluas peluang manusia alih-alih memperdalam ketimpangan.
Siapa pun yang hadir perlu memperhatikan jadwal mulai tengah hari. Pintu dibuka pukul 11.45, makan siang ringan dijadwalkan pada awal acara, dan buku akan tersedia untuk dijual serta ditandatangani setelah sesi selesai.
- Kapan: Rabu, 18 November 2026, 12.00–13.00 ET
- Di mana: Curry Student Center Ballroom
- Biaya: Gratis
- Detail tambahan: Pintu dibuka pukul 11.45; makan siang ringan di awal; buku dijual dan ditandatangani setelah acara
Siapa Daron Acemoglu dan mengapa ia penting di sini?
Daron Acemoglu adalah ekonom di MIT dan peraih Hadiah Nobel Ilmu Ekonomi 2024. Northeastern menyatakan risetnya tentang teknologi, kekuasaan, dan institusi ekonomi akan menjadi landasan diskusi tentang bagaimana AI mengubah pekerjaan dan kondisi bagi demokrasi liberal. Ia juga dikenal sebagai salah satu penulis Why Nations Fail.
Apa yang akan ia bahas tentang AI?
Pidato Acemoglu diperkirakan menempatkan gelombang AI saat ini dalam sejarah panjang gangguan teknologi. Northeastern mengatakan ia akan mengkaji bagaimana masyarakat dapat mengarahkan AI dan teknologi kuat lainnya agar memperkuat institusi demokratis dan mendukung kemakmuran yang dibagi luas, bukan meningkatkan ketimpangan ekonomi dan politik.
Gagasan apa yang dibawa Acemoglu ke perdebatan ini?
Keterangan acara menyebut ia akan mengembangkan gagasan “working-class liberalism” sebagai kerangka potensial untuk menyambungkan kembali tata kelola demokratis dengan keuntungan ekonomi yang dibagi luas. Itu membuat acara ini relevan bukan hanya bagi kebijakan teknologi, tetapi juga bagi perdebatan yang lebih luas tentang bagaimana demokrasi beradaptasi dengan tekanan ekonomi baru.
Mengapa ini penting bagi pendidikan tinggi dan ruang debat publik?
Bagi audiens kampus, acara ini menghubungkan kebijakan AI dengan desain kelembagaan, pasar tenaga kerja, dan ketahanan demokrasi. Ini juga menunjukkan tren yang lebih luas dalam program kampus: menghadirkan ekonom, pemikir kebijakan, dan intelektual publik untuk berdialog langsung tentang dampak sosial teknologi baru.

