Kementerian Pendidikan AS merilis Laporan Keterjangkauan dan Transparansi Perguruan Tinggi 2025

Diterbitkan: 3 mnt baca

Date:

Kementerian Pendidikan Amerika Serikat merilis Laporan Keterjangkauan dan Transparansi Perguruan Tinggi 2025, menambahkan data harga terbaru dan penjelasan dari kampus ke dalam upaya federal yang sudah berjalan lama untuk membuat biaya kuliah lebih mudah dibandingkan. Laporan ini penting bagi mahasiswa, keluarga, dan pembayar pajak yang ingin menilai apa yang ditagihkan perguruan tinggi, apa yang benar-benar dibayar mahasiswa, dan mengapa harga terus naik.

Fakta utama

  • Kementerian Pendidikan AS memublikasikan laporan itu pada 14 Oktober 2026.
  • Hampir 450 perguruan tinggi dan universitas diwajibkan mengisi College Affordability and Transparency Explanation Form 2025.
  • ED menyebut 198 institusi masuk daftar kenaikan tertinggi untuk tuition dan fees, serta 216 institusi untuk kenaikan tertinggi dalam net cost.
  • Untuk pertama kalinya, tanggapan institusi tersedia dalam format yang dapat diunduh.
  • ED mengatakan data ini akan terus dipublikasikan setiap tahun.

Apa artinya bagi mahasiswa dan keluarga?

Laporan ini memberi calon mahasiswa sumber federal untuk membandingkan kampus berbiaya tinggi dan lebih rendah, beserta penjelasan kampus sendiri tentang alasan kenaikan harga. Itu membantu keluarga melihat lebih dari sekadar harga daftar dan membandingkan selisih antara tuition dan fees yang dipublikasikan dengan rata-rata jumlah yang benar-benar dibayar mahasiswa.

ED mengatakan data ini bisa sangat berguna bagi mahasiswa generasi pertama dan mahasiswa berpendapatan rendah, yang sering sangat bergantung pada harga yang dipublikasikan saat memilih tempat mendaftar. Kementerian juga menunjuk alat seperti FAFSA Lower Earnings Indicator dan College Affordability and Transparency Center.

  • Mahasiswa dapat meninjau kampus dengan tuition dan net price tertinggi, serta sekolah berbiaya lebih rendah.
  • ED mengatakan banyak institusi menyebut staf, upah, dan biaya operasional lain sebagai alasan kenaikan harga.
  • Sejumlah institusi mengatakan akan menurunkan biaya, sementara yang lain menyatakan tidak berencana melakukannya.

Mengapa ED merilis laporan ini?

ED mengatakan laporan ini merupakan bagian dari upaya transparansi berdasarkan Section 132 dari Higher Education Act, yang mewajibkan kementerian mengumpulkan dan memublikasikan data harga untuk tahun akademik terbaru. Daftar tahunan itu mencakup institusi dengan tuition dan fees tertinggi, net price tertinggi, kenaikan harga terbesar, dan harga terendah.

Kementerian mengatakan harga yang lebih tinggi tidak selalu berarti pengalaman kuliah yang lebih baik, dan pihaknya ingin mahasiswa memiliki akses ke pilihan mahal maupun lebih terjangkau saat membuat keputusan pendidikan tinggi.

Kampus mana saja yang disorot?

Di antara institusi dengan harga tinggi, ED menyoroti University of Southern California, Columbia University in the City of New York, Kenyon College, Brown University, Pepperdine University, California Institute of the Arts, dan Loyola Marymount. Kementerian juga menampilkan sekolah berbiaya lebih rendah termasuk Brigham Young University, Western Governors University, The University of Fort Lauderdale, West Virginia University at Parkersburg, California State University – Los Angeles, dan Texas College.

ED mengatakan jarak antara tuition yang dipublikasikan dan net price menunjukkan mengapa keluarga sebaiknya melihat beberapa metrik, bukan tuition saja.

Apa langkah berikutnya?

Kementerian mengatakan akan terus menerbitkan data ini setiap tahun agar institusi dapat dimintai pertanggungjawaban atas kenaikan biaya dan agar mahasiswa serta keluarga dapat melihat kampus yang menyajikan rencana konkret untuk menurunkan biaya. ED juga mengatakan perubahan kebijakan terbaru, termasuk ketentuan dalam One Big Beautiful Bill Act, ditujukan untuk membuat kuliah lebih terjangkau.

Share post:

Subscribe

Popular

More like this
Related

Kapel Lord’s Grace Church di UBC mendukung mahasiswa internasional berbahasa Mandarin

Kapel Lord’s Grace Church di Universitas British Columbia menyediakan pendampingan pastoral, dukungan spiritual, dan program komunitas bagi mahasiswa di Vancouver, dengan fokus pada mahasiswa internasional berbahasa Mandarin.

Apakah Anda Benar-Benar Memperhatikan Saat Bergerak? Dr. Norman Farb tentang mindfulness, gerak, dan perhatian mahasiswa di UTM

Percakapan University of Toronto Mississauga dengan profesor psikologi Dr. Norman Farb menekankan bahwa bergerak bisa menjadi praktik mindfulness, dan jeda tiga hingga lima menit di antara kelas dapat membantu mahasiswa menyetel ulang perhatian serta menyadari sinyal tubuh.

NYU Rory Meyers College of Nursing Gelar Sesi Informasi Virtual untuk Program Sarjana pada 19 November

NYU Rory Meyers College of Nursing akan mengadakan sesi informasi program sarjana secara virtual pada 19 November pukul 14.00–15.00 ET di Zoom, membahas jalur gelar, penerimaan, pendaftaran, dan peluang beasiswa.

Halaman Undergraduate Programs and Admissions UBC mengarahkan pelamar ke bantuan penerimaan yang lebih luas

Halaman Undergraduate Programs and Admissions UBC menyebut penasihat penerimaan dan keuangan yang siap membantu proses pendaftaran, sekaligus mengarahkan pembaca ke bagian lain situs saat tidak ada blog post bertopik itu.