
Mahasiswa pascasarjana akuntansi dan keuangan di The University of Manchester membantu badan amal di Manchester dengan pekerjaan keuangan praktis melalui sebuah program penempatan yang menghubungkan pembelajaran di kelas dengan kebutuhan organisasi nyata. Social Responsibility Placement Programme, yang diluncurkan pada musim panas 2025, berkembang dari dua badan amal pada tahun pertama menjadi lima pada tahun kedua.
Fakta kunci
- Program ini dipimpin oleh Dr Nooch Kuasirikun, Associate Professor di Alliance Manchester Business School.
- Program ini menghubungkan mahasiswa pascasarjana akuntansi dengan badan amal terdaftar di Manchester.
- Mahasiswa menjadi relawan sekitar satu hari per minggu selama empat hingga enam minggu antara akhir Juni dan Juli.
- Pekerjaan mereka mencakup menata informasi keuangan, menganalisis pengeluaran dan donasi, memperbaiki pelaporan, serta membangun alat bantu manajemen keuangan.
- Program berikutnya dijadwalkan pada Juni dan Juli 2027, dan badan amal dapat menghubungi penyelenggara untuk membahas tugas yang mungkin dikerjakan.
Apa artinya ini bagi mahasiswa akuntansi?
Bagi mahasiswa akuntansi dan keuangan, penempatan ini memberi kesempatan menerapkan keterampilan teknis di lingkungan yang keputusan keuangannya berdampak pada layanan komunitas. Mahasiswa telah menggunakan otomatisasi Excel dan pemrosesan data, bekerja secara mandiri, serta melihat hasil kerja mereka dipakai badan amal setelah penempatan selesai.
Program ini juga memperkenalkan peserta pada tekanan keuangan sektor sukarela, tempat badan amal harus menyeimbangkan keberlanjutan finansial dengan misi sosial mereka. Pengalaman praktis seperti ini dapat memperkuat pemahaman mahasiswa tentang pelaporan, risiko, dan keterbatasan sumber daya di luar ruang kelas.
Bagaimana badan amal menggunakan hasil kerja mahasiswa?
Badan amal peserta memanfaatkan penempatan mahasiswa untuk tugas yang dapat memakan waktu bagi organisasi kecil dengan staf terbatas. Satu kelompok menata pengeluaran selama satu tahun dan empat tahun catatan donasi untuk mendukung klaim Gift Aid. Kelompok lain mengembangkan alat yang dimaksudkan untuk menghemat waktu staf, memperbaiki pelaporan, dan membantu mengidentifikasi risiko keuangan lebih awal.
Badan amal yang terlibat mengatakan mahasiswa bersikap profesional, dapat diandalkan, dan mampu merespons kebutuhan organisasi sambil bekerja mandiri. Program ini dirancang untuk terus berkembang, dengan penyelenggara berharap dapat melibatkan lebih banyak badan amal dan mahasiswa Manchester pada tahun-tahun mendatang.
Kapan putaran berikutnya dan siapa yang bisa ikut?
Program penempatan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Juni dan Juli 2027. Badan amal yang tertarik berpartisipasi dapat menghubungi Kirsty.Hutchison@manchester.ac.uk dan/atau nooch.kuasirikun@manchester.ac.uk untuk membahas kemungkinan tugas akuntansi bagi mahasiswa.
Pertanyaan umum
Untuk siapa program penempatan ini?
Program ini ditujukan bagi mahasiswa pascasarjana akuntansi di The University of Manchester, yang ditempatkan di badan amal terdaftar di Manchester untuk membantu tugas keuangan nyata.
Apa saja pekerjaan yang dilakukan mahasiswa?
Mahasiswa membantu menata informasi keuangan, menganalisis pengeluaran dan donasi, memperbaiki pelaporan, serta mengembangkan alat bantu yang mendukung manajemen keuangan.

