
Departemen Civil and Environmental Engineering Western University di London, Ontario menawarkan jalur sarjana dan opsi studi pascasarjana bagi mahasiswa yang tertarik pada infrastruktur, keberlanjutan, sumber daya air, smart cities, dan riset. Departemen ini mengatakan programnya menggabungkan pendidikan teknik dengan koneksi industri, pengalaman proyek praktis, dan akses ke pusat riset afiliasi. .
Fakta utama
- Departemen ini merupakan bagian dari Faculty of Engineering Western University di London, Ontario.
- Western menyebut program sarjana Civil Engineering-nya terakreditasi oleh Canadian Engineering Accreditation Board.
- Opsi studi pascasarjana yang tercantum adalah MEng, MESc, dan PhD.
- Jalur sarjana mencakup structural engineering, environmental engineering, international development, business, law, dan opsi Smart Cities berbasis AI.
- Bidang riset yang disebut departemen meliputi environmental and water resources, geotechnical and geoenvironmental engineering, structural and infrastructural engineering, wind engineering, dan Smart Cities.
Apa artinya bagi mahasiswa?
Bagi mahasiswa dan pendaftar, ragam jalur ini berarti mereka dapat memilih studi yang lebih berorientasi praktik atau riset tanpa keluar dari bidang teknik sipil dan lingkungan. Western juga menonjolkan capstone design, laboratorium dan pusat riset afiliasi, serta opsi lintas disiplin yang menghubungkan teknik dengan bidang lain.
Program gelar apa saja yang tersedia?
Western mencantumkan tiga gelar pascasarjana untuk Civil and Environmental Engineering: Master of Engineering (MEng), Master of Engineering Science (MESc), dan PhD. MEng dijelaskan sebagai gelar profesional dengan format berbasis mata kuliah atau proyek, MESc sebagai gelar riset berbasis tesis, dan PhD sebagai program berbasis tesis yang intensif riset.
Di tingkat sarjana, mahasiswa menyelesaikan Common First Year sebelum masuk ke Civil Engineering dan memilih opsi. Opsi yang dipublikasikan mencakup Structural Engineering, Environmental Engineering, International Development with Structural Engineering, International Development with Environmental Engineering, Civil Engineering and Business, Civil Engineering and Law, serta kombinasi AI Systems Engineering dan Smart Cities.
Bagaimana Western menghubungkan teknik dengan riset dan industri?
Western mengatakan departemen ini memiliki hubungan kuat dengan industri dan pusat riset afiliasi, termasuk Boundary Layer Wind Tunnel Laboratory, Geotechnical Research Centre, Institute for Catastrophic Loss Reduction, Centre for Environment and Sustainability, dan Wind Engineering, Energy and Environment Research Institute. Program sarjana juga mencakup pengalaman capstone design tahun keempat pada proyek dunia nyata.
Apa yang perlu diketahui calon mahasiswa tentang studi pascasarjana?
Calon mahasiswa dapat memilih MEng, MESc, atau PhD, tetapi persyaratan masuknya berbeda. Western mencantumkan gelar sarjana teknik empat tahun dan nilai rata-rata minimum 70% untuk MEng, minimum 78% untuk MESc, dan gelar magister teknik dengan minimum 78% untuk PhD. Pelamar internasional juga mungkin harus memenuhi persyaratan bahasa Inggris.
Bisakah mahasiswa menggabungkan teknik sipil dengan bidang lain?
Ya. Western mengatakan mahasiswa dapat menggabungkan teknik sipil dengan business, law, international development, artificial intelligence systems engineering, dan Smart Cities. Departemen menyebut jalur ini dirancang untuk menghubungkan studi teknik dengan tantangan teknis, sosial, dan perkotaan yang lebih luas.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bidang riset apa yang ditekankan departemen ini?
Western mengidentifikasi environmental and water resources, geotechnical and geoenvironmental engineering, structural and infrastructural engineering, wind engineering and environmental fluid mechanics, serta Smart Cities sebagai bidang riset utama.
Apakah ada pendanaan untuk mahasiswa pascasarjana?
Western mengatakan pendanaan tersedia untuk mahasiswa riset yang memenuhi syarat di program MESc dan PhD, sedangkan mahasiswa MEng tidak didanai melalui program.

